Kenakan syal Dewadaru, syal kuning hitam itu dan berproseslah berkompetisi dan aplikasikan yang terbaik di kampus, di puncak-puncak gunung, tebing, pantai maupun di kegelapan gua, di masyarakat, di tempat bekerja, dimanapun hingga suatu saat syal itu, lambang-lambang, panji Dewadaru itu utuh berpindah kedalam hati dan perilaku, tanpa syal dan panji-panji itu dikenakan pun kalian akan dikenal bahwa kalian adalah Dewadaru
---------------------------------
Penulis: Almarhum Yoyo Suryo Sugiharto (D 012 KL)
Dipublikasikan ulang sebagai bagian dari arsip dan penghormatan atas kontribusi beliau semasa hidup.
"Alam tidak butuh kita untuk bertahan hidup, tapi kitalah yang butuh alam untuk tetap hidup."